MARHABAN YA RAMADHAN (puasa olahraga jalan terus)

kurang kira-kira sebulan lagi kita akan menjumpai (kalo masih dikasih umur) bulan yang penuh ampunan, bulan yang penu hikmah.. yaitu bulan Ramadhan. Bagi umat islam inilah saatnya bagi kita untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. 
Puasa menahan lapar dan dahaga menjadi salah satu hal yang harus ditahan seorang muslim ketika berpuasa. Erat kaitan dengan hal ini biasanya seorang yang sedang menjalani puasa menjadi malas berolahraga atau menghentikan beberapa aktifitas fisik yang terlalu berat karena dia sedang berpuasa. apakah hal itu benar demikian ataukah malah sebaliknnya???
berikut beberapa pandangan mengenai puasa dan olahraga yang dikutip dari buku ilmu kesehatan olahraga mengenai puasa dan olahraga kesehatan :
  1. Dalam bulan Ramadhan, tugas sehari-hari harus tetap kita lakukan seperti biasa. tidak ada ayat yang menyebutkan kita berhak mendapat keringanan atau menunda sampai setelah bulan Ramadhan.
  2. Bila selama seluruh bulan ramadhan kita menghentikan segala olahraga kesehatan, maka berakibat menurunnya kemampuan fungsional raga (kesehatan) kita. Ketiadaan gerak selama 1 minggu menurunkan kekuatan otot sekitar 10-15% dan menurunkan kapasitas kerja 20-25% dalam tiga minggu.
  3. Memang benar selama puasa tidak di izinkan makan minum selam kurang lebih 15jam. Kenyataan ini harus mendapat perhatian, khususnya dari aspek kesehatan dan kemampuan kerja fisik. Kebutuhan kalori kurang lebih 25-30 Kcal/Kg BB/hari., pada umumnya dapat dipenuhi dengan baik. Kebutuhan protein 1-2 gram/ Kg BB/hari, tergantung aktifitas fisik yang dijalani. Kandungan makanan kita sehari-hari cukup 15-20%. Protein bukan sumber daya utama, sumber daya utama yang sekitar 55-56% adalah berupa karbohidrat (beras, jagung, ubi, tepung). jadi tidak ada gunanya konsumsi protein(cntohnya daging) secara berlebihan. sebutir telur ayam beratnya kurang lebih 60gr. satu atau dua butir telur ayam sudah mencukupi kebutuhan harian.
  4. Gangguan maag dengan niat puasa yang kuat, Insya Allah dapat diatasi!  Niat yang kuat mampu mengendalikan sekresi asam lambung beserta liur pencernaannya. sehingga keluhan sakit maag berkurang dan bahka hilang. akan tetapi yang lebih penting adalah menjaga jumlah air tubuh dengan cukup banyak minum.
  5. pergeseran waktu sekresi tidak mungkin terjadi seketika bersamaan dengan waktu puasa, akan tetapi memerlukan waktu yaitu masa penyesuaiian yang berlangsung selama 3 hari. oleh karena itu, kecuali 3 hari pertama puasa, dosis olahraga kesehatan tidak perlu dikurangi, jadi lakukan olahraga kesehatan seperti biasanya!
  6. dilihat dari sudut waktu pelaksanaan olahraga, maka waktu terbaik untuk melaksanakan olahraga adalah setelah ashar, karena akan masuk waktu berbuka puasa, sehingga tidak mengkawatirkan rasa haus yang akan terjadi.

Demikianlah beberapa ulasan mengenai kesehatan olahraga ketika berpuasa yang dikutip dari buku "ilmu kesehatan olahraga" Santosa,2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tes Gerak Dasar Fundamental